Showing posts with label penyelundup sabu. Show all posts
Showing posts with label penyelundup sabu. Show all posts

Wednesday, July 19, 2017

Pengiriman 404.800 Butir Pil Carnophen ke Kalimantan Digagalkan

foto: bertha/GARASInews

Surabaya, GARASInews - Sebanyak 16 koli karung plastik yang berisi 404.800 butir pil carnophen digagalkan pengirimannya. Rencananya, pil tersebut hendak dikirim ke Kalimantan.

Dari kasus ini, polisi mengamankan tiga tersangka. Mereka adalah Ricky Sucahyo (26), warga Jalan Kranggan; Hendrik Wijaya (30), warga Petemon Barat; dan Hendri Setiyono (30), warga Jalan Tempel Sukorejo.

"Pil ini hendak dikirim melalui ekspedisi," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela kepada wartawan GARASInews, Selasa (18/7/2017).

Leonard mengatakan, ratusan ribu butir pil tersebut didatangkan oleh DC dari Semarang. Pil itu dibeli DC seharga Rp 220 juta. Pil itu dibungkus karung plastik warna putih dan dimasukkan kardus. Pil itu dikirim melalui ekspedisi ke Surabaya.

Atas perintah Hendri, barang itu diambil oleh Ricky dan Hendrik. Mereka mengambil menggunakan mobil Daihatsu Xenia nopol L 1738 PC. Barang itu kemudian dibawa ke sebuah ekspedisi di Jalan Semut Kali untuk dikirim ke Kalimantan.

"Kepada petugas ekspedisi dikatakan bahwa barang itu adalah sandal," kata Leo.

foto: bertha/GARASInews

Namun sebelum barang itu dikirim, polisi segera datang dan meringkus kedua orang tersebut. Rencananya, barang tersebut dikirim ke seseorang berinisial AL di Kalimantan. Pil sebanyak itu dijual kembali seharga Rp 236 juta.

"Kami masih memburu orang yang memesan pil ini dan yang hendak menerimanya," lanjut Leo.

Kepada penyidik, tersangka mengaku sudah berbisnis pil ini sejak tahun 2015. Dalam sebulan, mereka bisa mengirim sebanyak lima kali ke Kalimantan. Sekali kirim, mereka bisa mengirim 13-16 koli.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan BB POM Surabaya Siti Aminah mengatakan bahwa pil carnophen yang diproduksi Zenith Pharmaceutical yang ditemukan dalam kasus ini, ternyata izin edarnya sudah dicabut.

"Izin edar sudah dicabut sejak 27 Oktober 2009 karena pabrik pembuatnya tidak bisa melakukan pengawasan terhadap produknya," kata Siti.

Siti mengatakan, pil carnophen sendiri mempunyai efek menenangkan, kuat begadang, relaksasi. Pil ini sebenarnya digunakan untuk obat penenang yang melemaskan otot. Namun pil ini juga mempunyai efek adiktif atau kecanduan. Ciri orang yang minum pil ini adalah matanya yang berwarna merah.

foto: bertha/GARASInews

"Pil ini biasanya banyak digunakan oleh nelayan biar tidak ngantuk karena di laut itu kan kerjaannya menunggu dan membosankan," tandas Siti.

Tuesday, July 18, 2017

Ini Rute Perjalanan 1 Ton Sabu dari Taiwan ke Pantai Anyer

foto: bertha/GARASInews

Batam, GARASInews - Sabu sebesar 1 ton diselundupkan jaringan WN Taiwan ke Indonesia melalui jalur laut. Dari Taiwan, sindikat ini menyusuri perairan Sumatera bagian barat hingga ke selatan dan berakhir di lokasi tujuan, Pantai Anyer.

"Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Kaisung City, Taiwan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, Senin (17/7/2017).

Hal itu diungkapkan Iriawan saat jumpa pers di Dermaga Bea-Cukai Tipe B Batam, Tanjung Uncang, Batam. Iriawan didampingi oleh Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, Kabid Bina Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, bersama tim dari Polda Metro Jaya dan Polresta Depok, seperti Kombes Nico Afinta dan Kombes Herry Heryawan.

Kapal Wanderlust yang berbendera Republik Sierra Leone itu ditangkap di perairan Tanjung Berakit, Pulau Bintan, Kepri, Sabtu (15/7) malam lalu. Tertangkapnya kapal tersebut berkat informasi dari Kepolisian Taiwan yang memberikan informasi kepada pihak Polda Metro Jaya.

"Sementara barang sedang kita identifikasi, karena ternyata barang itu bukan diangkut dari Taiwan. Barang itu diangkut dari tengah laut setelah kapal berlayar dari Koishung City, Taiwan," sambung Iriawan.

Dari Koishung City, Taiwan, kapal terus berlayar ke Johor Bahru, Malaysia, hingga ke Singapura. Dari Singapura, kapal tersebut menyusuri perairan di atas Aceh atau antara Thailand-Indonesia.

"Lalu ke laut di bawah Thailand. Ada dimungkinkan di situlah barang dioper di tengah laut, sedang kita dalami," ucapnya.

Dari situ, kapal pembawa sabu itu berlayar menyusuri laut barat, lalu ke laut barat Pulau Sumatera, hingga ke Selat Sunda dan tiba di Pantai Anyer. Barang diduga diturunkan di laut lepas perairan Anyer, kemudian diangkut ke darat dengan menggunakan dua perahu karet bermesin tempel.


Monday, July 17, 2017

Kapolda Kepri Duga Sabu 1 Ton Dibawa dari Taiwan via Perairan Aceh


foto: bertha/GARASInews

Batam, GARASInews - Tertangkapnya Kapal Wanderlust di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, membuat rute perjalanan sabu 1 ton semakin terang benderang. Dugaan sementara, sabu asal China itu dibawa dari Taiwan melalui perairan Aceh.
"Informasi sementara yang kita dapat, pergerakan kapal dari Taiwan ke Johor berputar ke atasnya, Aceh lewat selatan. Namun tim penyidik dari Direktorat Narkotika dengan tim gabungan ini tidak percaya begitu saja," jelas Kapolda Kepri Irjen Sam Budi Gusdian, di dermaga bea cukai Batam, Tanjung Uncang, Batam, Minggu (16/7/2017).
Kepulauan Riau sendiri memiliki 2.200 pulau yang berbatasan dengan perairan internasional (OPL) yang dijaga ketat oleh pihak bea cukai, TNI dan Polri. Sehingga, ia yakin jaringan narkoba akan susah menembus perairan Kepri.
Tertangkapnya kapal berbendera Sierra Leone ini berkat sinergitas antara pihak bea cukai dengan tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok serta Polda Kepri. Penyelundupan sabu dalam jumlah besar ini juga berkat informasi dari Kepolisian Taiwan yang sudah pernah bekerja sama dengan Polri sebelumnya.
"(Maka) dengan segera tim Satgas dan bea cukai secara sigap--karena di sini tidak ada yang tidak terpantau dari bea cukai--melakukan pengejaran dan menangkap kapal Wanderlust ini," imbuhnya.
Saat ini, seorang nakhoda bersama empat orang anak buah kapal (ABK) Kapal Wanderlust masih diinterogasi di Mapolda Kepri. Tim yang dipimpin oleh Kombes Pol Nico Afinta dan Kombes Pol Herry Heryawan saat ini masih mendalami jaringan tersebut untuk mengungkap bandar besar di atasnya.

Sunday, July 16, 2017

Oknum Polisi Sergai Terlibat Penyelundupan Sabu 44 Kg Asal Malaysia

foto: bertha/GARASInews

Medan, GARASInews - Sebanyak 10 orang pelaku yang masuk jaringan penyelundup 44 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Serdang Bedagai (Sergai), Sumut. Dua diantara 10 pelaku itu terpaksa ditembak mati karena melawan petugas.
Informasi yang dihimpun, dua pelaku yang ditembak mati bernama Bambang Julianto dan Syafii alias Panjul. Bambang diketahui merupakan bandar penyedia sabu dan Syafii adalah orang yang membawa sabu dari Malaysia.
"Diantara pelaku, ada oknum (Polri) Aiptu S. Dia merupakan anggota Satpol Air Polres Serdang Bedagai, perannya pengendali di lapangan," kata Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw kepada wartawan garasinews di Mapolda Sumut, Sabtu (15/7/2017).
Paulus menduga Aiptu S sudah 6 bulan terlibat dan membantu mengendalikan peredaran sabu. Namun, belum diketahui pasti sudah berapa kali Aiptu S 'meloloskan' sabu. Polda Sumut, kata Paulus, akan menyelidiki lebih lanjut soal keterlibatan Aiptu S.
"Bila ada yang lain yang terlibat, akan ditindak tegas. Dia (Aiptu S) ikut membantu. Kalau terbukti dia pengendali, otomatis akan di PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat)," tegas Paulus.
Berikut identitas pelaku yang ditangkap BNN:
1. Bambang Julianto (meninggal dunia) (sebagai bandar serta penyedia barang)
2. Aiptu S (anggota polisi yang bertugas sebagai pengendali di lapangan)
3. Syafii als Panjul als Boy (meninggal dunia) (membawa barang dari Malaysia)
4. Samsul Bahri (pembawa barang dari Malaysia)
5. Sahidul Saragih (perannya sebagai kurir)
6. Heri Agus Marzuki (perannya sebagai kurir)
7. Rovvi Syahriandi (perannya sebagai kurir)
8. Eddy Sahputra Sirait (perannya sebagai kurir)
9. Ayaradi (perannya sebagai pembawa barang dari Malaysia)
10. Untung.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Sukacita Para Warga dan PNS Tegal Pasca Sitha Terkena OTT KPK

Tegal, GarasiNews - Wali Kota Tegal Siti Masitha ditangkap KPK pada Selasa (29/8) siang. Mendengar kabar tersebut, warga dan PNS di Tega...