Showing posts with label KABAR DAERAH news. Show all posts
Showing posts with label KABAR DAERAH news. Show all posts
Wednesday, August 30, 2017
Sukacita Para Warga dan PNS Tegal Pasca Sitha Terkena OTT KPK
Tegal, GarasiNews - Wali Kota Tegal Siti Masitha ditangkap KPK pada Selasa (29/8) siang. Mendengar kabar tersebut, warga dan PNS di Tegal menunjukkan rasa syukurnya dengan berbagai cara.
Mulai Selasa petang, warga dan sejumlah PNS sudah mulai berdatangan ke kantor Wali Kota Tegal. Mereka tempak bersorak sorai menyambut baik kabar penangkapan Sitha.
Dengan penuh sukacita mereka membentangkan spanduk 'Keadilan untuk Rakyat Kota Tegal'. Tak hanya itu mereka juga mencopot foto Sitha yang tadinya terpasang di teras rumah dinas Wali Kota Tegal.
"Allahu Akbar! Tegakkan Keadilan!" seru mereka berulang-ulang.
Mereka juga tampak berfoto mengepalkan tangan ke atas.
Aksi semalam berlanjut pada siang ini. Para PNS Tegal menggelar aksi cukur gundul sebagai ucap syukur. Proses pemotongan rambut ini di tangani Salafudin (50), pemilik kios pangkas Cahaya Muda.
"Ini sebagai ungkapan rasa gembira atas keberhasilan KPK dalam operasi tangkap tangan Wali Kota Tegal Siti Masitha Selasa petang kemarin," ujar Bowo Laksono, PNS di Kota Tegal.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai ungkapan warga dan PNS ini terjadi karena selama ini suasana hati mereka berkecambuk. Ganjar mengungkap memang ada masalah di internal pemkot Tegal.
Hal yang sama disampaikan Wakil Wali Kota Tegal Nursoleh. Menurutnya, aksi warga dan PNS merupakan luapan kegembiraan.
"Saya hanya membaca dari Facebook, kok pada sujud syukur, kok pada nangis? Mungkin melampiaskan kegembiraannya." tutur Nursoleh.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Ini Alasan Bima Arya Tolak Bersanding dengan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018
Bandung, Garasi News - Setelah beberapa hari istikharah, Bima Arya memutuskan untuk tetap bertahan di Kota Bogor hingga akhir masa jabatannya. Dengan begitu, Bima dipastikan tidak akan bersanding dengan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018.
"Hati dan pikiran saya ada di Kota Bogor. Jabatan dan posisi bukan tujuan saya. Pengabdian itu yang utama." kata Bima saat di hubungi via pesan singkat, Rabu (30/8/2017).
Ia mengaku untuk saat ini memilih konsentrasi melaksanakan tugas sebagai orang nomor satu di Kota Bogor. Sebab, sambung dia, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan hingga akhir masa jabatannya.
Dia menegaskan ingin bekerja sebaik-baiknya meskipun nantinya belum tentu kembali mencalonkan diri di periode kedua. Menurutnya pengabdian lebih baik ketimbang mengincar jabatan yang lebih tinggi untuk saat ini.
Masih banyak PR yang belum tuntas di Bogor. Belum Tentu juga saya lanjutkan priode kedua di Bogor. Yang pasti saya ikhtiar selesaikan tugas dengan baik di Bogor." kata kader PAN ini.
Sementara itu soal penolakan dari PKB terkait rencana duetnya dengan Wali Kota Bandung merupakan hal yang wajar. Sebab untuk pencalonan Gubernur atau Wakil Gubernur seharusnya melalui proses musyawarah antar parpol.
"Yang disampaikan pimpinan PKB dan NasDem betul, tidak bisa dan tidak mungkin PAN memaksakan kehendak. Semua harus melalui komunikasi politik yang elegan," jelas dia.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Tuesday, August 29, 2017
Mengerikan! Kecelakaan Beruntun Libatkan Truk, Motor, Mobil dan Warung Rusak Parah di Semarang
Semarang, Garasi News - Terjadi Kecelakan beruntun di jalur Semarang-Yogya tepatnya Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Semarang. Truk kontainer menabrak sejumlah kendaraan dan menghancurkan warung-warung di pinggir jalan.
Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB siang tadi. Truk kontainer bernopol H 1636 BP melaju dari arah Bawen ke Utara dan menabrak mobil box dan berlanjut ke truk pengangkut kayu.
Supir truk kayu, Rohmat mengatakan kendaraannya disundul mobil box hingga oleng dan menabrak warung penjual es kelapa muda. Sedangkan mobil box terus di dorong truk kontainer hingga menabrak warung di samping penjual es kelapa muda.
"Tiba-tiba ditabrak langsung oleng. Saya pokoknya di depan tiba-tiba oleng." kata Rohmat di lokasi kejadian, Selasa (29/8/2017).
Truk kontainer ternyata terus melaju dan terguling kemudian menggilas motor-motor di depannya. Tidak hanya motor dan mobil yang sedang parkir maupun melintas, truk tersebut juga menabrak warung-warung hingga hancur.
Saat ini lokasi sudah di sterilkan oleh polisi untuk olah tempat kejadian perkara. Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hatmiarso dan Kastlantas Semarang, AKP Dwi Nugroho juga berada di lokasi. Belum diketahui pasti jumlah korban akibat peristiwa ini.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Gagal Ledakkan Toko Bir di Bandung, Begini Rekontruksinya
Bandung, GarasiNews - Tim gabungan kepolisian dan kejaksaan menggelar rekontruksi di I Am Beer, Jalan Suniaraja, Kota Bandung. Tempat penjualan bir tersebut merupakan salah satu target peledakan jaringan teroris bom panci.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan Agus Wiguna (AW) berniat meledakan tempat tersebut dengan membawa bom panci berisi bahan peledak seberat lima kilogram. panci itu AW sembunyikan di dalam tas.
Saat itu pada satu malam pukul 23.00 WIB. AW datang seorang diri dengan membawa tas berisi bom. Dia duduk di tengah keramaian dan menyimpan tas berisi bom di bawah meja tempatnya duduk.
"ternyata setelah 20 menit bom tidak meledak, dan dia keluar kembali." kata Yusri di lokasi rekonstruksi, Selasa(28/8/2017).
Dalam rencana aksi peledakan di I Am Beer, AW bertindak sebagai pengantin dan datang sendiri. Sementara dalam proses perakitan bom dia dibantu oleh beberapa orang temannya yang kini sudah di tangkap.
"Jika meledakan bom itu memiliki kekuatan cukup menghancurkan satu gedung ini." ujar Yusri.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Monday, August 28, 2017
Polisi Temui PNS Bantul Pemilik Akun nana121287 prihal Kasus Saracen
foto: bertha/GARASInews
Yogyakarta,GARASInews - Pihak kepolisian sempat meminta keterangan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Bantul, pemilik akun @nana121287 yakni Dwi Ratna Supri Hastuti. Dwi menjelaskan kepada polisi bahwa akunnya itu telah dihack sejak awal tahun yang lalu.
"Melalui Polsek kita sudah mengkonfirmasi yang bersangkutan pada Sabtu (26/8). Awalnya dia berkomunikasi dengan akun oknum (MustofaNahra). Pada Januari 2017 dia dimintai foto KTP untuk mendapat bantuan." ujar Kapolres Bantul AKBP Imam Kabul Sariadi saat di tanyai GARASInews, Senin (28/8/2017).
Namun Imam tidak mengetahui dengan detail bantuan apa yang dimaksud oleh Dwi Ratna. Setelah mengirimkan foto KTP ke akun MustofaNahra, Dwi merasa curiga.
"Ternyata akun (MustofaNahra) sudah dihack, dan Dwi Ratna memblokir akun tersebut. Dia merasa dimanfaatkan." imbuh Imam.
Dwi kemudian menyadari akunnya juga sudah berpindah tangan. Dia tak lagi bisa mengakses akunnya sejak saat itu.
"Jadi tidak benar adanya penangkapan, penyitaan, dan penahanan. kita sifatnya konfirmasi saja." tegasnya
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
HT Ikuti Prabowo Dukung Ferry Juliantono Nyagub
foto: bertha/GARASInews
Semarang,GARASInews - Setelah sebelumnya telah mendapat lampu hijau dari ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, kini Ferry Juliantono mengaku juga telah mendapatkan dukungan dari Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018.
Hal itu diungkapkan Ferry ketika berkunjung ke kantor DPW Perindo Jateng di Semarang. Ferry mengatakan HT sudah memberikan dukungan dan merestuinya maju sebagai calon gubernur Jateng sehingga dirinya merasa perlu datang ke kantor Perindo.
"Pak Hary Tanoe juga rasanya memberikan dukungan moril dan merestui saya. Sebagai tindak lanjut itu, saya harus silaturahim, saya harus dengarkan masukan teman-teman Partai Perindo di Jateng ini. Insyaallah nanti akan makin memantapkan langkah-langkah kedepan." ujar Ferry kepada GARASInews Minggu (27/8/2017).
"Kalau dengan pak Hary Tanoe saya rasa pak Hary Tanoe salah satu yang ikut dari awal mendorong saya." imbuhnya.
Ferry menganggap Partai Perindo memiliki cukup 'kekuatan' di Jawa Tengah meski usianya masih muda. Ia pun tidak mempermasalahkan menski Perindo belum memiliki kursi di dewan.
Sementara itu Ketua DPW Perindo Jateng, Siswadi Selodipoero mengatakan, dirinya juga berniat mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Jateng sevara personal, namun dirinya tidak menampik untuk memberikan dukungan kepada Ferry karena sudah mendapat restu dari Ketua Umum Perindo.
"Sampai hari ini saya masih mencalonkan diri sebagai calon Gubernur perorangan di Jawa Tengah. Itu keputusan pribadi. Kalau keputusan pimpinan harus kolaborasi, gotong royong dengan partai lain, terutama Gerindra karena mas Ferry dapat restu dari ketua umum kami, itu tidak masalah," kata Siswadi
Siswadi mengatakan dukungan Perindo kepada Gerindra bukan baru pertama dilakukan. Saat Pilpres 2014 lalu, Perindo juga mendukung penuh pasangan Prabowo-Hatta.
"Kalau pertanyaannya apa bisa bersama-sama dengan Gerindra, kenapa tidak." kata Siswadi.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Sunday, August 27, 2017
Miris Sekeluarga Keracunan Obat Kutu Rambut 2 Diantaranya Meninggal
foto: bertha/GARASInews
Boyolali,GARASInews - Dua korban selamat dalam kasus keracunan obat kutu rambut di Boyolali, hingga kini masih dirawat intensif di RSUD Pandan Arang Boyolali. Sedangkan dua korban meninggal yang merupakan kakak beradik, langsung dimakankan pada Minggu dini hari tadi.
Dua orang yang masih dirawat di rumah sakit Pandan Arang, Boyolali, yakni Akhir Rutiyani (35) dan anaknya yang pertama, Klarissa (12). Rutiyani dirawat di ruang Muria, sedangkan Klarissa dirawat di bangsal perawatan anak, Edelweis.
Sementara dua anaknya, Qaulan Shakila (9) dan Khamilla (4,5 tahun) yang meninggal dunia, telah dimakamkan pada Minggu dini hari tadi. Suasana duka masih tampak di rumah Suhardi, di Dukuh Tegal Ombo RT 02/05 Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, Minggu (27/8/2017).
Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian tragis menimpa seorang ibu dan ketiga anaknya di Boyolali. Bermula dari memakai obat kutu bersama-sama, kemudian mengalami pusing, mual dan lemas. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit, namun dua diantaranya tak tertolong. Qaulan meninggal pada Sabtu pagi, disusul kematian Khamilla pada Sabtu malam.
Saat GARASInews bertandang ke rumah duka, sejumlah pelayat masih berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa. Namun Suhardi, suami Akhir Rutiyani, tak ada di rumah. Dia menunggui istri dan satu anaknya yang masih dirawat di RSUD Pandan Arang, Boyolali.
Menurut Sarsi (66), ibunda Suhardi, kedua cucunya yang meninggal dunia sudah dimakamkan di pemakaman umum Suyudan, Desa Kiringan, Minggu dinihari tadi.
Menurut dia, mengobati kutu rambut itu sudah dilakukan beberapa kali. Namun sebelumnya tidak pernah terjadi apa-apa. Namun Sarsi tidak bisa memastikan apakah obat yang digunakan sebelumnya sama seperti yang dipakai terakhir yang mengakibatkan keracunan.
"Klarissaa itu memang sejak TK sampai sekarang kelas VI SD, selalu ada kutu di rambutnya. Jadi sudah sering diobati ibunya menggunakan obat kutu," jelasnya.
Kerabat lain keluarga ini, Tukirah (55), menambahkan berdasarkan keterangan keluarga korban menyebutkan Rutiyani mengobati kutu rambut di kepala ketiga anaknya termasuk dia sendiri, dilakukan tak hanya kali ini saja. Pengobatan dilakukan juga karena keluhan Sakhila yang merasa sering diolok-olok teman di sekolahnya.
"Mengeluh kepada ibunya, katanya malu di sekolah diolok-olok temannya karena rambutnya berkutu dan garuk-garuk kepala terus. Terus ibunya berusaha membasmi kutu rambut tersebut menggunakan obat kutu," imbuh Cempluk, sembari menambahkan botol sisa obat yang digunakan sudah disita polisi.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Ratusan Pocong Mendadak Muncul Gentayangan di Jalanan Banjarnegara
foto: bertha/GARASInews
Banjarnegara,GARASInews - Tidak kurang dari 200 pocong gentayangan mengagetkan warga Banjarnegara. Pocongan itu berkeliling di jalanan kota lalu berkumpul di alun-alun Kota Banjarnegara. Tentu saja banyak yang kaget, bahkan tak sedikit warga yang lari terbirit-birit ketakutan.
Pocong yang gentayangan malam ini bukan pocongan hantu. Mereka adalah warga Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, yang berdandan ala pocongan untuk membuat performance atau aksi massal penyadaran.
Banyaknya pejabat negara yang melakukan korupsi membuat mereka resah. Dengan menggunakan pakaian ala pocong, 270 warga ini mencoba mengingatkan agar para pejabat tidak mudah tergiur menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi.
"Baik yang kaya raya maupun yang miskin, semuanya nanti hanya akan mengenakan pakaian seperti ini (pocong)," teriak salah satu peserta aksi di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (26/8/2017) malam.
foto: bertha/GARASInews
Aksi ratusan pocong ini sontak mengejutkan warga yang sedang malam mingguan di Alun-alun. Bahkan, beberapa terlihat lari ketakutan karena ratusan pocongan itu datang mendadak. Namun, setelah para pocong ini berkumpul dan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya', warga justru mendekat untuk melihat ratusan pocong bernyanyi.
Galih, salah satu peserta aksi mengaku sudah mulai mendandani mukanya agar terlihat seram mulai pukul 15.00 WIB. Ia berharap, agar para pejabat selalu mengingat akan kematian. Sehingga, punya rasa takut ketika mempunyai kesempatan korupsi.
"Kami berharap, agar para pejabat sadar bahwa manusia tidak selamanya hidup. Jangan sampai berbuat yang merugikan orang lain," kata dia.
foto: bertha/GARASInews
Perangkat Desa Kalilunjar, Mukhlis, mengatakan aksi ini dilakukan untuk mengingatkan pejabat dari tingkat desa hingga pemerintah pusat untuk lebih amanah terhadap jabatan yang tengah diembannya. Mengingat saat ini semakin marak ditangkap pejabat yang melakukan korupsi.
"Pocong ini adalah cermin bahwa semuanya nanti akan mati. Harta benda yang dimiliki manusia itu tidak dibawa, hanya amal dan perbuatan yang akan menemani setelah mati," ujarnya.
Ia juga berharap, dengan semakin banyak pemimpin yang sadar akan kematian akan mengurangi niat untuk melakukan korupsi yang dapat merugikan rakyat.
"Dalam aksi ini tidak hanya dilakukan di Alun-alun Banjarnegara, kami juga berkeliling dengan menggunakan sembilan unit mobil bak terbuka. Jumlah totalnya 270 warga yang ikut berdandan pocongan," sebutnya.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Saturday, August 26, 2017
Makna Iket 'Makuta Sinatria' yang Dikenakan Jokowi di Bandung
foto: bertha/GARASInews
Bandung,GARASInews - Karnaval Kemerdekaan bertajuk Pesona Parahyangan di Bandung telah dimulai. Presiden Jokowi mengenakan baju sunda berwarna ungu dan ikat kepala.
Iket yang dipakai Jokowi di kepala bernama 'Makuta Sinatria'. Ada makna di balik iket yang dipakai Jokowi.
"Makuta adalah mahkota, benda penutup kepala yang dipakai di atas kepala. Sementara Sinatria adalah kesatria, suatu karakter, sifat, sikap yang berani, adil, tegas dan jujur," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/8/2017).
Pemakaian iket sendiri dalam budaya Sunda menunjukkan seorang pemimpin atau seseorang yang menjalankan tugas mulia. Bisa pula berarti orang yang sedang mencari peningkatan kebaikan diri.
"Dengan memakai rupa iket sunda 'makuta sinatria', menunjukkan bahwa pemakai iket ini memberikan wejangan bahwa dirinya telah melaksanakan Tilu Eusi Diri (tiga sikap diri), pertama mencerminkan sikap berani dan adil dalam membuat pilihan keputusan demi menegakkan keadilan dan kebenaran sejati," tutur Bey.
Sikap kedua adalah panceg yang berarti berketetapan hati atau tegas. Kemudian sikap ketiga adalah silih wangi atau saling memberikan kebaikan.
"Melindungi, mengayomi dengan sikap welas asih (kasih sayang) untuk pencapaian kebaikan dan kesejahteraan bersama. Menjalankan Kebaikan untuk sesama, keluarga, masyarakat, negara juga pribadi diri sebagai hamba Tuhan Yang Maha Esa," kata Bey.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Jokowi Pukulkan Kohkol, Karnaval Kemerdekaan di Bandung Dimulai
foto: bertha/GARASInews
Bandung,GARASInews - Presiden Jokowi membuka Karnaval Kemerdekaan bertajuk Pesona Parahyangan di Gedung Sate, Bandung. Karnaval langsung dimulai setelah Jokowi memukulkan kohkol.
Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di halaman Gedung Sate, bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (26/8/2017). Acara diawali dengan nyanyian paduan suara oleh anak-anak sekolah dasar yang mengiringi paduan suara mahasiswa.
Acara langsung dimulai setelah Jokowi memukulkan kohkol sebanyak 7 kali. Tabuhan Jokowi itu kemudian disambut suara gendang yang dipukul oleh para siswa sekolah dasar.
Sejumlah menteri Kabinet Kerja tampak hadir dalam acara itu. Mereka pun memakai pakaian adat.
Pada karnaval ini Jokowi dan Iriana akan menaiki kendaraan hias yang telah disiapkan oleh sejumlah seniman. Kendaraan hias itu menyimbolkan kerja keras pemimpin untuk rakyatnya.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Teroris di Bandung Rancang Bom Kimia, Ini Dampaknya Jika Meledak
foto: bertha/GARASInews
Bandung,GARASInews - Terduga teroris di Bandung berencana meledakkan bom kimia di Mako Brimob hingga Istana Negara akhir Agustus ini. Jika bom kimia tersebut meledak, maka dampaknya sangat berbahaya.
Dilansir GARASInews, para terduga teroris tersebut akan mengubah radioaktif jenis Thorium 232 (Th-232) menjadi Uranium 233 (U-233) yang dapat mematikan. Menurut panduan instruksi, para terduga teroris akan menggabungkan Uranium (U-233) dengan Triacetone Triperoxide (TATP) buatan sendiri, yang diduga mampu menciptakan 'Bom Nuklir'.
foto: bertha/GARASInews
TATP adalah sebuah perangkat yang dibilang cukup efektif untuk penyebaran radiologis bom kimia. TATP juga bisa menyemprotkan bahan radioaktif saat bom konvensional meledak.
Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto menolak rencana pembuatan bom kimia tersebut. Ia juga mengatakan rencana bom kimia yang dibuat daro TATP telah berhasil menewaskan tiga polisi pada bulan Mei lalu.
"Jika bom ini diselesaikan, itu akan memiliki dampak yang lebih merusak dari pada bom (kategori) 'Mother of Satan'," katanya sebagaimana dilansir GARASInews, Jumat (25/8/2017).
"(Bom kimia ini) Bisa membakar apa saja dan menyulitkan orang untuk bernafas," sambungnya.
Thorium 232 dapat diubah menjadi Uranium-233, namun membutuhkan neutron untuk diserap, proses ini juga memerlukan iradiasi yang kuat. Terduga teroris tersebut juga menyarankan agar mesin X-Ray atau microwave turut digunakan. Namun, ahli perangkat radiologi dari Institut Nautilus, Peter Hayes mengatakan sinar-X tidak memiliki cukup pukulan untuk membuat Uranium 233.
"Sinar X tidak akan memiliki cukup pukulan untuk mengatasi energi ikatan atom Thorium," kata Peter yang dihubungi Reuters melalui email.
"Dan, tidak, anda tidak bisa memasak Th-232 untuk membuat U-233 dalam microwave. Jika anda bisa, anda akan mengalami kematian yang menyakitkan dan cepat dari sifat radioaktif U-232 bersama yang diproduksi bersama U -233," Jelas Peter.
Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus mengatakan bom yang disiapkan merupakan bom jenis baru. Para pelaku menyiapkan bom kimia yang cukup berbahaya.
foto: bertha/GARASInews
Bom kimia yang dirakit kelima terduga teroris ini memiliki daya ledak rendah. Namun efek ledakannya sangat membahayakan berbeda dengan bom panci.
"Bom ini meledak bukan seperti bom panci yang meledak keluar paku-paku. Ini dia meledak tidak terlalu besar tapi dampak udara saja mengakibatkan kulit rusak yang hirup juga bisa membahayakan," tutur Yusri.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Friday, August 25, 2017
Aher Siapkan Baju Adat Sunda untuk Jokowi di Karnaval Kemerdekaan
foto: bertha/GARASInews
Bandung,GARASInews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku menawarkan sejumlah model pakaian adat Sunda untuk dikenakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Karnaval Kemerdekaan 'Pesona Parahyangan', Sabtu (26/8/2017) besok. Lalu pakaian adat mana yang akan digunakan Presiden Jokowi?
"Saya ada banyak tawaran ke Pak Presiden. Tapi modelnya tentu beliau yang memilih, mau pakaian ada Sunda mana yang akan dipakai," kata pria yang akrab disapa Aher, saat ditemui GARASInews di Hotel Horison, Kota Bandung, Jumat (25/8/2017).
Aher menyatakan pakaian adat Sunda memang sangat beragam. Mulai pakaian adat Sunda Karawang, Sumedang, Cirebon dan jenis lainnya. Sehingga pihaknya menawarkan beberapa jenis kepada Jokowi untuk digunakan dalam Karnaval Kemerdekaan besok.
klik disini : (Game online pertama dan terpercaya diseluruh Indonesia dengan persentase kemenangan 84%!)
"Kan banyak pakaian Sunda itu, ada dari Sumedang, Karawang, Cirebon kan lain lagi. Tapi mirip-miriplah. Jadi menggunakan adat (jenis) manapun bagi presiden dalam berpakaian enggak ada masalah," katanya.
Dia menjelaskan, Karnaval Kemerdekaan 'Pesona Parahyangan' akan dipusatkan di depan Gedung Sate, Kota Bandung dan berakhir di Alun-alun Bandung. Para peserta karnaval nantinya akan memperlihatkan penampilannya di hadapan Jokowi .
"Beliau akan naik panggung kehormatan (di Taman Vanda) dan semua arak-arakan akan melewati panggung kehormatan presiden," ucapnya.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
OTT Dirjen Hubla, Proyek Pengerukan di Tanjung Emas Sudah Selesai
foto: bertha/GARASInews
Semarang,GARASInews - Proyek pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang terkait OTT Dirjen Perhubungan Laut (Hubla), Antonius Tonny Budiono, ternyata sudah selesai. Proyek tersebut berada di laut lepas untuk lalu lintas kapal dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Emas.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang, Gajah Rooseno, mengatakan proyek yang digarap PT Adhi Guna Keruktama itu dimulai bulan Mei dan berakhir akhir bulan Juli 2017 lalu.
"Ini imbas, kita sudah selesai. Kalau proyek kita pengerukan sudah selesai 100%," kata Gajah saat ditemui GARASInews usai acar di kantor wilayah Bea Cukai Jateng-DIY, Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang, Jumat (25/8/2017).
Gajah mengaku terkejut ketika proyek di Tanjung Emas disebut dalam OTT oleh KPK hari Rabu (23/8) lalu. Ia merasa semua prosedur mulai dari pengajuan anggaran sudah melalui proses tepat, pendampingan Kejaksaan Tinggi, dan pengawasan ketat.
"Jadi proyek sudah selesai, anggaran melalui review, revisi. Kami ada pendampingan dari Kejati juga dari segi administrasi. Sudah tidak ada hubungannya dengan yang (kasus suap) di Jakarta itu sebenarnya. Hanya disinggung-singgung Tanjung Emas, padahal di Jawa Tengah ada 3 proyek juga di pengerukan ini," terang Gajah.
foto: bertha/GARASInews
Terkait anggaran, Gajah cukup heran karena disebutkan suap mencapai Rp 20,7 miliar, padahal anggaran proyek tersebut Rp 40,5 miliar dan itu sudah merupakan harga termurah.
"Anggaran Rp 40.5 miliar diterima (suap) Rp 20 miliar, dari mana? Saya mengajukan proyek saja melalu review, pantauan, harga termurah. Jangankan nilai segitu. Itu dihitung per meter kubik, bagaimana bisa," pungkas Gajah.
Proyek pengerukan tersebut memang rutin dilakukan tiap tahun atau ketika dianggap perlu demi kelancaran lalu lintas kapal yang akan berangkat atau masuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Proyek tersebut mengeruk dari wilayah Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Emas yang dekat wilayah Pelindo III sepanjang 5 kilometer ke tengah laut.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Grup Saracen Ditangkap, Kompolnas: Ini Jawaban atas Berita Hoax
foto: bertha/GARASInews
Jakarta,GARASInews - Komisioner Kompolnas Bekto Suprapto menyebut penangkapan polisi terhadap grup Saracen menjadi jawaban atas beredarnya berita hoax (palsu) terkait dengan ujaran kebencian dan SARA selama ini. Dia berharap polisi dapat segera mengusut tuntas aktor di balik grup Saracen.
"Ini merupakan salah satu jawaban banyak beredarnya beritahoax maupun ujaran kebencian terkait SARA. Apresiasi kepada Polri yang mampu mengungkap salah satu sindikat pelaku, semoga dapat diungkap secara lengkap siapa saja aktor intelektualnya, termasuk orang atau kelompok orang pengguna jasa berita hoax dan ujaran kebencian tersebut," ujar Bekto kepada GARASInews, Kamis (24/8/2017).
Bekto mengatakan polisi telah memiliki acuan undang-undang untuk memproses pelaku yang telah ditangkap. Siapa pun pelakunya harus diungkap dengan jelas.
"Undang-undang sudah ada, penyidik Polri tinggal memproses secara hukum, baik materiil maupun formilnya, tanpa membedakan perlakuan siapa pun pelakunya," katanya.
Menurutnya, grup Saracen menjadi bukti banyaknya pihak yang memanfaatkan ruang media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian terkait SARA. Kemajuan teknologi dapat dilihat dari sisi negatif dan positif.
"Positifnya memudahkan dan mempercepat kita dalam berkomunikasi, negatifnya dapat dimanfaatkan untuk kejahatan, seperti ujaran kebencian terkait SARA maupun berita-berita hoax yang dapat kita nikmati setiap hari," sebutnya.
klik disini : (Game online pertama dan terpercaya diseluruh Indonesia dengan persentase kemenangan 84%!)
Bekto memandang sebagian masyarakat sangat mudah terpengaruh oleh berita hoax, yang yang menyebarkan ujaran kebencian terkait SARA. Sebagian besar masyarakat langsung menerimanya mentah-mentah tanpa mengecek kebenaran berita tersebut.
"Yang penting menyenangkan hati langsung dianggap sebagai suatu kebenaran atau fakta. Situasi ini dapat dimanfaatkan oleh orang atau kelompok orang untuk mencapai tujuannya, sehingga menciptakan lapangan pekerjaan atau profesi baru karena ada yang membutuhkannya," jelasnya.
"Masyarakat dapat berperan untuk mengatasi masalah ini dengan cara melaporkan kepada polisi tentang siapa (saja) sumber berita hoax atau ujaran kebencian tentang SARA apabila menerima berita semacam itu," tambahnya.
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Thursday, August 24, 2017
Sumba Barat Adopsi e-Goverment yang Diterapkan Pemkot Surabaya
foto: bertha/GARASInews
Surabaya,GARASInews - Sistem e-goverment kembali diadopsi oleh daerah lain. Kali ini Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur yang tertarik dan ingin mengadopsinya.
Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole beserta jajaran SKPD Kabupaten Sumba Barat langsung mengadakan kunjungan kerja ke Surabaya dan bertemu dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
"Kami dalam rangka silaturahmi dan belajar juga dari bu Risma. Tadi sempat bercerita juga tentang keadaan di Sumba, dan kami belajar banyak dari Ibu. Tentang e-Goverment khususnya, ibu bilang, jangan masyarakat yang datang ke kami, tetapi kami yang harus datang ke mereka lewat e-Goverment ini," kata Agustinus kepada GARASInews seusai pertemuan di ruang kerja Wali Kota Surabaya, Rabu (24/8/2017).
Agustinus juga mengakui bahwa ia banyak belajar dari wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.
foto: bertha/GARASInews
"Ya, saya kagum dengan ibu Risma. Waktu ketemu langsung kelihatan sekali bahwa bu Risma ini pemimpin yang sangat mencintai warganya. Surabaya yang dalam satu kecamatan saja banyak warganya bisa diatur dengan baik. Di Sumba, penduduknya tidak sepadat disini," ungkapnya.
Sementara itu, staff IT Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumba Barat Irwanto mengatakan bahwa pihaknya ingin mengadopsi e-government yang telah diterapkan Pemkot Surabaya karena sistemnya yang memang bagus.
"Sudah lama memang sistem ini bisa diadopsi, tapi di daerah kami baru mau mulai sekarang," jelas Irwanto.
Menurut Irwanto, hibah sistem e-goverment yang dilakukan Wali Kota Tri Rismaharini beberapa tahun lalu ke KPK sangat membantu daerah lain, khususnya daerah seperti Sumba Barat.
"Bagi kami ini sangat membantu, dan bisa didapatkan secara gratis. Bayangkan kalau beli dari pihak ketiga biayanya pasti mahal. Tapi bu Risma sudah hibahkan ini ke KPK sehingga bisa didapatkan secara gratis," terangnya.
Selain silaturahmi, Bupati dan jajaran SKPD serta staff langsung berkunjung ke Dinas Kominfo Surabaya untuk secara langsung belajar penerapan aplikasi sistem e-Goverment.
"Setelah ini kami akan langsung praktik ke Dinas Kominfo, agar nanti kembali ke Sumba langsung diterapkan," pungkasnya.
foto: bertha/GARASInews
SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM
Subscribe to:
Posts (Atom)
Sukacita Para Warga dan PNS Tegal Pasca Sitha Terkena OTT KPK
Tegal, GarasiNews - Wali Kota Tegal Siti Masitha ditangkap KPK pada Selasa (29/8) siang. Mendengar kabar tersebut, warga dan PNS di Tega...
-
Ada Lambang ISIS di Dinding Rumah Pelaku Teror Polda Sumut foto: bertha/GARASInews Medan - Kapolda Sumatera (Sumut) Utara I...
-
2 Bus Terlibat Kecelakaan di Jalan Yogya-Wonosari foto: bertha/GARASInews Gunungkidul - Kecelakaan antara dua bus ...
-
3 dari 7 yang Terjebak di Cerobong Asap PLTU Palabuhanratu Berhasil Dievakuasi foto: bertha/GARASInews Sukabumi - Tiga dari tuj...


























