Tuesday, August 29, 2017

Gagal Ledakkan Toko Bir di Bandung, Begini Rekontruksinya


Bandung, GarasiNews - Tim gabungan kepolisian dan kejaksaan menggelar rekontruksi di I Am Beer, Jalan Suniaraja, Kota Bandung. Tempat penjualan bir tersebut merupakan salah satu target peledakan jaringan teroris bom panci.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan Agus Wiguna (AW) berniat meledakan tempat tersebut dengan membawa bom panci berisi bahan peledak seberat lima kilogram. panci itu AW sembunyikan di dalam tas.

Saat itu pada satu malam pukul 23.00 WIB. AW datang seorang diri dengan membawa tas berisi bom. Dia duduk di tengah keramaian dan menyimpan tas berisi bom di bawah meja tempatnya duduk.

"ternyata setelah 20 menit bom tidak meledak, dan dia keluar kembali." kata Yusri di lokasi rekonstruksi, Selasa(28/8/2017).

Dalam rencana aksi peledakan di I Am Beer, AW bertindak sebagai pengantin dan datang sendiri. Sementara dalam proses perakitan bom dia dibantu oleh beberapa orang temannya yang kini sudah di tangkap.

"Jika meledakan bom itu memiliki kekuatan cukup menghancurkan satu gedung ini." ujar Yusri.


Monday, August 28, 2017

Polisi Temui PNS Bantul Pemilik Akun nana121287 prihal Kasus Saracen

foto: bertha/GARASInews

Yogyakarta,GARASInews - Pihak kepolisian sempat meminta keterangan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Bantul, pemilik akun @nana121287 yakni Dwi Ratna Supri Hastuti. Dwi menjelaskan kepada polisi bahwa akunnya itu telah dihack sejak awal tahun yang lalu.

"Melalui Polsek kita sudah mengkonfirmasi yang bersangkutan pada Sabtu (26/8). Awalnya dia berkomunikasi dengan akun oknum (MustofaNahra). Pada Januari 2017 dia dimintai foto KTP untuk mendapat bantuan." ujar Kapolres Bantul AKBP Imam Kabul Sariadi saat di tanyai GARASInews, Senin (28/8/2017).

Namun Imam tidak mengetahui dengan detail bantuan apa yang dimaksud oleh Dwi Ratna. Setelah mengirimkan foto KTP ke akun MustofaNahra, Dwi merasa curiga.

"Ternyata akun (MustofaNahra) sudah dihack, dan Dwi Ratna memblokir akun tersebut. Dia merasa dimanfaatkan." imbuh Imam.

Dwi kemudian menyadari akunnya juga sudah berpindah tangan. Dia tak lagi bisa mengakses akunnya sejak saat itu.

"Jadi tidak benar adanya penangkapan, penyitaan, dan penahanan. kita sifatnya konfirmasi saja." tegasnya

HT Ikuti Prabowo Dukung Ferry Juliantono Nyagub

foto: bertha/GARASInews

Semarang,GARASInews - Setelah sebelumnya telah mendapat lampu hijau dari ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, kini Ferry Juliantono mengaku juga telah mendapatkan dukungan dari Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018.

Hal itu diungkapkan Ferry ketika berkunjung ke kantor DPW Perindo Jateng di Semarang. Ferry mengatakan HT sudah memberikan dukungan dan merestuinya maju sebagai calon gubernur Jateng sehingga dirinya merasa perlu datang ke kantor Perindo.

"Pak Hary Tanoe juga rasanya memberikan dukungan moril dan merestui saya. Sebagai tindak lanjut itu, saya harus silaturahim, saya harus dengarkan masukan teman-teman Partai Perindo di Jateng ini. Insyaallah nanti akan makin memantapkan langkah-langkah kedepan." ujar Ferry kepada GARASInews Minggu (27/8/2017).

"Kalau dengan pak Hary Tanoe saya rasa pak Hary Tanoe salah satu yang ikut dari awal mendorong saya." imbuhnya.

Ferry menganggap Partai Perindo memiliki cukup 'kekuatan' di Jawa Tengah meski usianya masih muda. Ia pun tidak mempermasalahkan menski Perindo belum memiliki kursi di dewan.

Sementara itu Ketua DPW Perindo Jateng, Siswadi Selodipoero mengatakan, dirinya juga berniat mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Jateng sevara personal, namun dirinya tidak menampik untuk memberikan dukungan kepada Ferry karena sudah mendapat restu dari Ketua Umum Perindo.

"Sampai hari ini saya masih mencalonkan diri sebagai calon Gubernur perorangan di Jawa Tengah. Itu keputusan pribadi. Kalau keputusan pimpinan harus kolaborasi, gotong royong dengan partai lain, terutama Gerindra karena mas Ferry dapat restu dari ketua umum kami, itu tidak masalah," kata Siswadi

Siswadi mengatakan dukungan Perindo kepada Gerindra bukan baru pertama dilakukan. Saat Pilpres 2014 lalu, Perindo juga mendukung penuh pasangan Prabowo-Hatta.

"Kalau pertanyaannya apa bisa bersama-sama dengan Gerindra, kenapa tidak." kata Siswadi.

Sukacita Para Warga dan PNS Tegal Pasca Sitha Terkena OTT KPK

Tegal, GarasiNews - Wali Kota Tegal Siti Masitha ditangkap KPK pada Selasa (29/8) siang. Mendengar kabar tersebut, warga dan PNS di Tega...